Gambaran Polifarmasi pada Pasien Geriatti di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Blambangan Banyuwangi

Authors

  • Gilang Ramadhan D3 Farmasi STIKES Banyuwangi , Indonesia
  • Dita Amanda Deviani D3 Farmasi STIKES Banyuwangi , Indonesia
  • Anung Kustriyani D3 Farmasi STIKES Banyuwangi , Indonesia

Keywords:

Geriatric, Polypharmacy, Hospital, Geriatri, Rumah sakit

Abstract

Polifarmasi merupakan penggunaan lebih dari lima jenis obat secara bersamaan yang sering terjadi pada pasien geriatri akibat adanya penyakit kronis multipatologi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko interaksi obat, efek samping, hingga ketidakpatuhan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran polifarmasi pada pasien geriatri di Instalasi Farmasi RSUD Blambangan Banyuwangi. Penelitian dilakukan secara observasional dengan metode retrospektif menggunakan data resep pasien geriatri pada bulan September–November 2024. Sampel penelitian adalah 225 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan pasien geriatri terbanyak berusia 70–79 tahun sejumlah 95 pasien (42,2%) dan didominasi oleh laki-laki sejumlah 126 pasien (56%). Jumlah obat yang diresepkan pada pasien geriatri adalah 5-13 obat dengan jumlah obat terbanyak yaitu 7 macam obat sejumlah 47 resep (20,8%). Tingkat risiko polifarmasi ditemukan pada poli jantung. Obat yang paling sering diresepkan adalah Lansoprazol sejumlah 217 resep, Simvastatin sejumlah 215 resep, dan Candesartan sejumlah 215 resep. Kesimpulan penelitian ini adalah prevalensi polifarmasi pada pasien geriatri di RSUD Blambangan cukup tinggi, terutama pada pasien dengan penyakit kronis multipatologi di poli jantung. 

 Kata kunci: Geriatri, Polifarmasi, Rumah sakit

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles

Citation Check